Contoh Program Pendampingan 2023
Program Pengawas

By JUMAKIR, S Pd., MM 08 Sep 2023, 18:16:02 WIB pendidikan
Contoh Program Pendampingan 2023

Gambar : dok.pribadi


PROGRAM

PENDAMPINGAN PENGAWAS SEKOLAH

TAHUN 2023

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JUMAKIR, S.Pd., MM

NIP 19670930 199001 1 002

PEMBINA UTAMA MUDA, IV/C

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BARITO TIMUR

Jalan Nansarunai RT 10 No. 60 Tamiang Layang

2023

HALAMAN PENGESAHAN

 

 

Program Pendampingan Tahun 2023 disusun sebagai Pedoman Pengawas Sekolah dalam Melaksanakan Tugas di Wilayah Binaan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur.

 

 

 

Disahkan oleh:

 

 

 

Disahkan di    : Tamiang Layang

Pada Tanggal : 1 Juni 2023.

 Kepala Dinas Pendidikan

Kabupaten Barito Timur,

 

 

 

 

 

 

SABAI, S.Pd., MM

Pembina Tingkat I, IV/b

NIP. 19650712 199010 1 001

 

Koordinator Pengawas Sekolah

Kabupaten Barito Timur,

 

 

 

 

 

 

HAMDAN, S.Pd., MBA

Pembina Tingkat I, IV/b

NIP. 19670411 199003 1 012

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan karunia Nya yang telah memungkinkan penyusunan "Perencanaan Pendampingan 2023" ini dapat  diselesaikan dengan sukses. Perencanaan pendampingan ini penulis susun sebagai panduan  bagi dalam menjalankan tugas pokok, yaitu melaksanakan fungsi pengawasan melalui  kegiatan pendampingan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.  Terdapat empat siklus dalam rencana ini, yaitu (1) Perencanaan Pendampingan Satuan  Pendidikan, (2) Pendampingan terhadap Perencanaan Program Satuan Pendidikan,  (3) Pendampingan terhadap Pelaksanaan Program Satuan Pendidikan, dan (4)  Pelaporan Pendampingan.

Penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah  berkontribusi secara langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan perencanaan  pendampingan tahun 2023 ini. Khususnya, penulis berterima kasih kepada Kepala Dinas  Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) yang telah mengawal  proses transformasi peran Pengawas Sekolah, Koordinator Pengawas Sekolah, Kepala sekolah, para pendidik, dan  tenaga kependidikan di sekolah binaan yang memberikan kontribusi positif dalam  mendukung transformasi peran Pengawas Sekolah di era Merdeka Belajar. Penulis juga  mengharapkan saran dan kritik dari sejawat untuk meningkatkan kesempurnaan perencanaan  pendampingan di masa mendatang. Semoga perencanaan pendampingan ini dapat menjadi  panduan yang bermanfaat bagi Pengawas Sekolah dalam menjalankan tugas pokok sesuai  dengan ketentuan yang berlaku.

Tamiang Layang, 1 Juni 2023

Pengawas sekolah,

JUMAKIR, S.Pd., MM

Pembina Utama Muda, IV/c

NIP. 19670930 199001 1 002

  1.  PERENCANAAN PENDAMPINGAN SATUAN PENDIDIKAN

Kegiatan perencanaan pendampingan dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Menganalisa Data Rapor Pendidikan
  1. Mengidentifikasi indikator Profil Pendidikan, dengan cara memeriksa daftar  indikator profil pendidikan yang berlaku untuk setiap Satuan Pendidikan  dampingan.

      Referensi: https://bit.ly/Indikator_Profil_Pendidikan

  1. Mengumpulkan Data Rapor Pendidikan dari setiap Satuan Pendidikan  dampingan.

      Referensi: https://bit.ly/Portofolio_Rapor_Pendidikan

  1. Mengorganisasikan Data Rapor Pendidikan yaitu menyusun data rapor pendidikan  dalam format yang mudah dibaca dan dipahami.
  2. Menganalisis Data, yaitu melakukan analisis data dengan membandingkan hasil rapor pendidikan dengan indikator-indikator profil pendidikan yang telah  ditetapkan, dan mengidentifikasi tren atau pola yang muncul dalam data dan memperhatikan perbedaan antara hasil yang diharapkan dan yang sebenarnya di  sekolah binaan.
  3. Merencanakan tindakan perbaikan yang spesifik untuk setiap Satuan Pendidikan  dampingan.
  1. Mengidentifikasi tingkat kapasitas Satuan Pendidikan: mengidentifikasi tingkat  kapasitas dengan memperhatikan Capaian pembelajaran dan tata kelola dominan pada  level terbatas (merah)/ moderat (kuning)/ memadai (hijau) berdasarkan analisis rapor  pendidikan Satuan Pendidikan di semua sekolah binaan, seperti berikut.

Tabel 1. Kapasistas Satuan Pendidikan Dampingan Berdasarkan Analisis Rapor Pendidikan Tahun 2023

Kode Capaian  

Pembelajaran dan Tata Kelola

 

Kapasitas Satuan Pendidikan Dampingan

SMPN 1  

Benua Lima

SMPN 2 Benua Lima

SMPN 3

Paku

SMPN Satap 2 P. Tutui

A.1

3

3

2

1

A.2

2

2

1

1

A.3

3

3

3

3

D.1

2

3

2

3

D.2

1

1

1

1

D.3

2

3

2

2

D.4

3

3

3

3

D.6

3

3

2

3

D.8

3

3

3

3

D.10

3

3

2

3

E.1

1

2

2

1

E.2

1

1

2

1

E.3

2

2

2

2

E.5

2

2

2

2

Jumlah

31

34

29

29

Rata-rata

2,2

2,4

2,1

2,1

Kesimpulan

Moderat

Moderat

Moderat

Moderat

 

Catatan: 3 (Baik/Memadai), 2 (Sedang/moderat), 1 (Kurang/terbatas)

 A.1 (literasi), A.2 (Numerasi), A.3 (Karakter), D.1 (Kualitas pembelajaran), D.2 (Refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru), D.3 (Kepemimpinan instruksional), D.4 (Iklim  keamanan sekolah), D.6 (Iklim kesetaraan gender), D.8 (Iklim kebhinekaan), E.1 (Partisipasi warga sekolah), E.2 (Proporsi pemanfaatan sumber daya sekolah untuk peningkatan mutu), E.3  (Pemanfaatan TIK untuk pengelolaan anggaran), E.5 (Program dan kebijakan sekolah)

Berdasarkan Tabel 1 disimpulkan kapasistas satuan pendidikan dampingan pada Tabel  2 berikut.

Tabel 2. Kesimpulan Kapasitas Satuan Pendidikan Dampingan

Nama Satuan  

Pendidikan Dampingan

Temuan Hasil Rapor Pendidikan

Identifikasi Tingkat  

Kapasitas

SMPN 1 Benua Lima

 

 

Capaian pembelajaran dan tata  kelola dominan pada level moderat (warna kuning)

Kapasitas sedang

SMPN 2 Benua Lima

 

 

Capaian pembelajaran dan tata  kelola dominan pada level moderat (warna kuning)

Kapasitas sedang

SMPN 3 Paku

 

 

Capaian pembelajaran dan tata  kelola dominan pada level moderat (warna kuning)

Kapasitas sedang

SMPN Satap 2 Patangkep Tutui

 

Capaian pembelajaran dan tata  kelola dominan pada level moderat (warna kuning)

Kapasitas sedang

  1. Melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan utamanya jika mengalami kendala  akses rapor pendidikan.
  2. Mengumpulkan informasi dari laporan hasil pendampingan sebelumnya. Kegiatan ini  dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekolah, yaitu bulan Maret 2023, Juni 2023, September  2023, dan Desember 2023. Masing-masing hasil pendampingan dimasukkan ke dalam  format Tabel 3 berikut.

Tabel 3. Informasi Hasil Pendampingan Tri Wulan Ke- 1/Ke-2/Ke-3/Ke-4

No

Tanggal

Satuan Pendidikan

Siklus

Hasil

Rekomendasi

Tindak Lanjut

1

 

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan Siklus:

1 : Perencanaan Pendampingan

2 : Pendampingan terhadap Perencanaan Program Satuan Pendidikan

3 : Pendampingan terhadap Pelaksanaan Program Satuan Pendidikan

4 : Pelaporan Pendampingan

  1. Mengidentifikasi tingkat kesadaran perubahan satuan pendidikan Berdasarkan hasil Tabel 3 diinterpretasikan untuk menetapkan tingkat kesadaran  perubahan satuan pendidikan ke dalam Tabel 4 berikut.

      Tabel 4. Tingkat Kesadaran Perubahan Satuan Pendidikan

 

Satuan Pendidikan

Tingkat Kesadaran Perubahan Satuan Pendidikan

Berkembang (*)

Berdaya (*)

SMPN 1 Benua Lima

V

 

SMPN 2 Benua Lima

V

 

SMPN 3 Paku

V

 

SMPN Satap 2 P.Tutui

V

 

 

Keterangan (*):

1. Berkembang menunjukkan minimal 1 indikator berikut:

Guru dan tenaga kependidikan belum sadar akan kebutuhan terhadap perubahan

Belum menyadari atau belum mengakui kelemahan Satuan Pendidikan.

Belum bersedia mengalokasikan waktu untuk mengikuti pertemuan yang sudah disepakati  dengan perhatian penuh.

Belum bersedia atau keberatan melakukan perubahan perilaku, kebiasaan dan program Satuan  Pendidikan.

2. Berdaya menunjukkan minimal 1 indikator

Guru dan tenaga kependidikan menunjukkan komitmen nyata dalam melakukan perubahan.

Mengakui aspek kelemahan sekolah sebagaimana adanya.

Bersedia mengalokasikan waktu, disiplin hadir dan memberi perhatian penuh selama mengikuti  pertemuan yang sudah disepakati

 Bersedia melakukan perubahan perilaku, kebiasaan dan program sekolah disertai bukti  pendukung yang memadai.

 

  1. Menentukan pendekatan pendampingan.

Berdasarkan Tabel 2 dan 4 selanjutnya menetapkan pendekatan pendampingan, seperti  pada Tabel 5 berikut.

Tabel 5. Pendekatan Pendampingan Satuan Pendidikan Dampingan

Tingkat Kesadaran Perubahan

Kapasitas Satuan Pendidikan Dampingan

Rendah

Sedang

Tinggi

Berkembang

 

 

SMPN 1 Benua Lima

SMPN 2 Benua Lima

SMPN 3 Paku

SMPN Satap 2 P.Tutui

 

Berdaya

 

 

 

 

 

Catatan:

1. Warna biru kapasitas tinggi dan kesadaran berkembang pendekatan pendampingannya pemicu  perubahan

2. Warna kuning kapasitas sedang dan kesadaran berdaya pendekatan pendampingannya penguatan  perubahan

3. Warna hijau kapasitas tinggi dan kesadaran berdaya pendekatan pendampingannya perubahan  berkelanjutan

 

7. Menyusun prioritas rencana pendampingan satuan pendidikan, kegiatan ini  dilaksanakan berdasarkan hasil Tabel 5 yang dijabarkan Tabel 6 berikut.

Tabel 6. Prioritas Rencana Pendampingan

Skala  

Prioritas

Satuan  

Pendidikan  

Dampingan

Pendekatan  

Pendampingan

Dasar Pertimbangan

 

1

SMPN 1 Benua Lima

Penguatan  

perubahan

Kapasitas sedang dan kesadaran  berdaya. Secara proses pengawas terlibat  mengerjakan aktivitas perubahan atau  memberikan contoh nyata, dalam hal ini  tentang penerapan asesmen awal atau  diferensiasi pembelajaran. 

Tujuannya mengenali dan menguatkan  penggerak perubahan hingga  

mendapatkan bukti dan praktik baik  perubahan

2

SMPN 2 Benua Lima

Penguatan  

perubahan

Kapasitas sedang dan kesadaran  berdaya. Secara proses pengawas terlibat  mengerjakan aktivitas perubahan atau  memberikan contoh nyata, dalam hal ini  tentang penerapan asesmen awal atau  diferensiasi pembelajaran. 

Tujuannya mengenali dan menguatkan  penggerak perubahan hingga  

mendapatkan bukti dan praktik baik  perubahan

3

SMPN 3 Paku

Penguatan  

perubahan

Kapasitas sedang dan kesadaran  berdaya. Secara proses pengawas terlibat  mengerjakan aktivitas perubahan atau  memberikan contoh nyata, dalam hal ini  tentang penerapan asesmen awal atau  diferensiasi pembelajaran. 

Tujuannya mengenali dan menguatkan  penggerak perubahan hingga  

mendapatkan bukti dan praktik baik  perubahan

4

SMPN Satap 2 Patangkep Tutui

Penguatan  

perubahan

Kapasitas sedang dan kesadaran  berdaya. Secara proses pengawas terlibat  mengerjakan aktivitas perubahan atau  memberikan contoh nyata, dalam hal ini  tentang penerapan asesmen awal atau  diferensiasi pembelajaran. 

Tujuannya mengenali dan menguatkan  penggerak perubahan hingga  

mendapatkan bukti dan praktik baik  perubahan

 

B.  PENDAMPINGAN TERHADAP PERENCANAAN PROGRAM SATUAN  PENDIDIKAN

Kegiatan pendampingan terhadap perencanaan program satuan pendidikan dilakukan  dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Mengunjungi satuan pendidikan dampingan untuk merencanakan  program dan memastikan pelibatan warga sekolah dalam proses penyusunan  program sekolah.

2. Menyusun rencana pendampingan berdasarkan skala prioritas masing-masing satuan  pendidikan dampingan, seperti pada Tabel 7 berikut.

Tabel 7. Deskripsi Kegiatan Pendampingan Perencanaan Program

Skala Prioritas

Satuan Pendidikan  Dampingan

Pendekatan

Pendampingan

Deskripsi Kegiatan Pendampingan yang  Dilakukan

1

SMPN 3 Paku, SMPN Satap 2 Patangkep Tutui

Penguatan  

perubahan

Mendampingi Kepala Sekolah dalam  penyusunan rencana program Satuan  Pendidikan yang berfokus pada  

peningkatan kualitas pembelajaran.

2

SMPN 1 Benua Lima

Penguatan  

perubahan

Mendampingi Kepala Sekolah dalam  penyusunan rencana program Satuan  Pendidikan yang berfokus pada  

peningkatan kualitas pembelajaran.

3

SMPN 2 Benua Lima,

Penguatan  

perubahan

Mendampingi Kepala Sekolah dalam  penyusunan rencana program Satuan  Pendidikan yang berfokus pada  

peningkatan kualitas pembelajaran.

 

 

C.  PENDAMPINGAN TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN

Pada tahap ini yang dilakukan adalah berikut.

  1. Memilih Strategi Pendampingan dan Strategi Umpan Balik pelaksanaan program  satuan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan, rencana prioritas program, dan  dasar pertimbangan yang sebelumnya telah terpetakan, seperti pada Tabel 8 berikut.

Tabel 8. Pilihan Strategi Pendampingan dan Strategi Umpan Balik

Sekolah

Pendekatan

Strategi

Tujuan

I

II

 

SMPN 3 Paku

Penguatan perubahan

Consulting

Fasilitating

Memberikan rekomendasi berdasarkan hasil  analisis untuk pengembangan organisasi

SMPN Satap 2 P. Tutui

Penguatan perubahan

Consulting

Fasilitating

Memberikan rekomendasi berdasarkan hasil  analisis untuk pengembangan organisasi

SMPN 2 Benua Lima

Pemicu perubahan

Consulting

Coaching

Memberikan rekomendasi berdasarkan hasil  analisis untuk pengembangan organisasi

SMPN 1 Benua Lima

Perubahan berkelanjutan

Fasilitating

-

Membantu Satuan Pendidikan mengambil  keputusan kelompok atau organisasi

 

 

 

  1. Memberikan ‘Umpan Balik Pembangkit’ kepada Kepala Sekolah pada sekolah  prioritas I agar menemukan bukti adanya persoalan di masing-masing sekolah dan  menilai kondisinya secara akurat
  2. Mengajak Kepala Sekolah menyadari adanya persoalan  perihal proses pembelajaran serta menemukan solusi atas persoalan tersebut.
  3. Memberikan ‘Umpan Balik Penyemangat’ kepada Kepala Sekolah prioritas II dan III  agar para Kepala Sekolah tersebut terbantu dalam mengenali perubahan yang telah  dicapai sejauh ini, serta mengidentifikasi kebutuhan perubahan yang akan dijangkau.
  4. Membantu Kepala Sekolah menyadari kemajuan-kemajuan yang telah dicapai  serta menemukan area-area yang bisa diperbaiki ke depan.
  5. Mengajak Kepala Sekolah tersebut menyadari adanya persoalan perihal proses  pembelajaran serta menemukan solusi atas persoalan tersebut.
  6. Memberikan strategi ‘Umpan Balik Pembentuk’ kepada Kepala Sekolah dimana  sekolah sudah berkapasitas tinggi dengan tingkat kesadaran perubahan berdaya.
  7. Mengajak Kepala Sekolah tersebut merefleksikan praktik baik yang sudah  atau mengarah pada standar hal ini bertujuan membantu para Kepala Sekolah semakin  menguasai keterampilan tertentu dalam mencapai suatu sasaran atau standar tertentu.
  1.  LAPORAN PENDAMPINGAN

Laporan ini terbagi ke dalam tri wulan 1 sd 4 (Januari sd Maret, April sd Juni, Juli sd  September, dan Oktober sd Desember). Adapun kegiatannya sebagai berikut.

  1. Menyusun laporan dan melaporkan hasil Pendampingan yang telah dilakukan.
  2. Hal-hal yang dilaporkan adalah meliputi berikut.
  1. kondisi sebelum dan sesudah pelaksanaan Pendampingan;
  2. evaluasi atas pelaksanaan Pendampingan; dan
  3. rekomendasi dukungan yang diperlukan dari Dinas yang membidangi pendidikan  sesuai kewenangannya dalam rangka percepatan implementasi Kurikulum  Merdeka terhadap sepuluh satuan pendidikan dampingan.
  1. Membuat video praktik baik yang berasal dari hasil refleksi atas pelaksanaan  pendampingan yang sudah dilakukan dan dipublikasikan dalam Platform Merdeka  Mengajar.
  2. Berikut adalah laporan tri wulan pertama.

CONTOH PROGRAM PENDAMPINGAN PENGAWAS 2023, silahkan DOWNLOAD DISINI!

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment